Rampung Diperbaiki, Jalur Lembah Anai Resmi Dibuka Kembali untuk Semua Jenis Kendaraan

sumbar.akurat.co - Jalur transportasi yang menghubungkan Kota Padang dengan jantung Minangkabau akhirnya kembali berdenyut.
Jalur strategis Lembah Anai, Sumatera Barat, resmi dibuka kembali untuk seluruh jenis kendaraan pada Senin (27/7/2026).
Pembukaan ini dilakukan usai rampungnya proyek rehabilitasi dan rekonstruksi area rawan (blackspot) pascabencana longsor dan banjir bandang (galodo).
Peresmian beroperasinya kembali infrastruktur krusial ini dikomandoi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi dengan Satlantas Polres Padang Panjang, Kodim 0307/Tanah Datar, serta PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor.
Langkah ini menjadi angin segar bagi kelancaran rantai pasok dan mobilitas masyarakat yang sempat terpuruk total akibat bencana alam.
Perwakilan BPJN Sumbar mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelesaian perbaikan fisik jalan nasional tersebut.
“Mulai hari ini jalur Lembah Anai resmi dibuka untuk segala jenis kendaraan,” ungkap perwakilan BPJN Sumbar melalui pernyataan resminya.
Dengan normalisasi ini, kendaraan niaga berbobot besar hingga moda transportasi publik kembali diperbolehkan melintasi koridor utama Padang–Bukittinggi.
Akses ini amat vital guna mengakselerasi distribusi logistik, memulihkan arus barang, dan memicu kebangkitan ekonomi warga lokal yang terdampak.
Kendati akses utama telah pulih, otoritas kepolisian tetap memperketat pengawasan demi menjaga keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengingatkan para pengendara untuk tidak gegabah saat melintas di jalur rawan tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melewati jalur Lembah Anai agar tetap berhati-hati dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku,” tegas Finot.
Finot menambahkan, penegakan aturan batas muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) akan diberlakukan secara ketat bagi truk angkutan barang.
Langkah ini sangat krusial untuk mencegah kerusakan berlebih pada perkerasan jalan yang baru saja selesai diperbaiki.
Selain itu, penertiban tersebut diharapkan mampu menekan potensi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur terjal kawasan Lembah Anai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









