Harimau Sumatera “Puti Batuah” Dievakuasi dari Agam, BKSDA: Demi Keselamatan Warga dan Satwa

Sumbar.akurat.co - Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat akhirnya mengevakuasi seekor Harimau Sumatera betina yang diberi nama “Puti Batuah” dari Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Evakuasi dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026, setelah satwa langka dan dilindungi tersebut dilaporkan muncul secara masif di sejumlah lokasi sejak 2 Mei 2026.
Informasi itu disampaikan melalui akun Instagram resmi BKSDA Resor Maninjau hari ini, Kamis (28/05/2026). Dalam keterangannya, kemunculan harimau terjadi di beberapa titik dalam tiga kecamatan di Kabupaten Agam.
“Muncul masif sejak tanggal 2 Mei 2026 di beberapa lokasi dalam 3 kecamatan di Kabupaten Agam,” tulis akun tersebut.
BKSDA menyebut keputusan evakuasi dilakukan setelah berbagai tahapan penanganan dan pertimbangan dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.
Selama proses penanganan, disebut telah terjadi beberapa kali interaksi langsung antara satwa dengan masyarakat setempat sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun harimau itu sendiri.
Baca Juga: Dilaporkan IKM ke Bareskrim, Abu Janda: Pernyataannya Soal Intoleransi di Sumbar Berdasarkan Fakta
“Untuk keamanan masyarakat dan keselamatan satwa maka tim melakukan evakuasi ke kantor BKSDA di Bukittinggi untuk dilakukan observasi,” lanjut keterangan tersebut.
Harimau Sumatera yang dievakuasi diketahui berjenis kelamin betina dan diberi nama “Puti Batuah”. Saat ini satwa tersebut berada di kantor BKSDA Bukittinggi untuk menjalani observasi lebih lanjut sebelum diputuskan langkah penanganan berikutnya.
Kemunculan Harimau Sumatera di wilayah Agam dalam beberapa waktu terakhir sempat membuat warga resah. Tim gabungan sebelumnya juga telah melakukan pemantauan dan upaya penggiringan agar satwa kembali masuk ke habitatnya.
Selain BKSDA Sumbar, proses mitigasi konflik satwa liar juga melibatkan Pagari Salareh Aia bersama Sintas Indonesia selama Mei 2026 di wilayah Kabupaten Agam dan Pasaman.
Berdasarkan catatan tim mitigasi, pada 2 Mei 2026 petugas mengevakuasi warga di pondok ladang Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai.
Kemudian pada 5 Mei 2026, tim kembali mengevakuasi warga di pondok Sawah Kampeh, Jorong Matua Kaciak, Nagari Matua Hilia.
Pada 11 Mei 2026, tim memverifikasi laporan warga terkait interaksi negatif satwa liar di Jorong Gumarang Satu, Nagari Tigo Koto Silungkang.
Baca Juga: GOR Rawang Pariaman di Rehabilitasi Mulai Juni, Anggaran Capai 3 M
Selanjutnya pada 15 Mei 2026, petugas memverifikasi laporan penampakan harimau di kandang ternak kawasan Panarukoan, Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang.
Situasi memanas pada 17 Mei 2026 ketika harimau sempat menampakkan diri dan memangsa tujuh ekor anjing di Gurun Ateh Aua, Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang. Tim kemudian melakukan evakuasi terhadap warga di sekitar lokasi.
Tim gabungan juga turut membantu evakuasi harimau yang terjerat di Pasaman pada 21 Mei 2026.
Puncaknya pada 22 Mei 2026, harimau tersebut akhirnya masuk ke kandang jebak milik BKSDA di Gurun Ateh Aua, Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang.
Setelah proses evakuasi, Pagari, BKSDA dan Sintas Indonesia turut melakukan upaya minimalisasi risiko di lokasi sekitar perangkap untuk memastikan keamanan warga.
Harimau Sumatera merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi dan populasinya terus mengalami penurunan akibat kerusakan habitat serta konflik dengan manusia.
BKSDA mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa dilindungi tersebut dan segera melapor apabila menemukan kemunculan harimau di sekitar permukiman warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1OPPO A7 Pro 5G Siap Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Beli
- 27 Film yang Dinantikan Siap Tayang di Bioskop November 2026, Ada The Hunger Games hingga Agak Laen
- 3Bukittinggi Gratiskan Angkot untuk Pelajar
- 4OPPO A7 Pro 5G Siap Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Beli
- 5Bukittinggi Gratiskan Angkot untuk Pelajar




