Sumbar

Profil Destry Damayanti, Ekonom Kawakan yang Kini Pegang Kendali Bank Indonesia

Ferdinan | 27 Juli 2026, 08:28 WIB
Profil Destry Damayanti, Ekonom Kawakan yang Kini Pegang Kendali Bank Indonesia
Destry Damayanti Pejamat Guberbur BI Sementara 2026

Sumbar.akurat.co Kepemimpinan Bank Indonesia (BI) resmi beralih ke tangan Destry Damayanti. Deputi Gubernur Senior BI tersebut ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI.

Penunjukan Destry diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026). Pergantian kepemimpinan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

“Sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior, yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara,” kata Prasetyo.

“Di dalam catatan, yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti,” lanjutnya.

Dewan Gubernur BI sebelumnya menggelar rapat pada Minggu (26/7/2026) dan menetapkan Destry sebagai Pejabat Gubernur Sementara. Penetapan tersebut dilakukan untuk menjamin keberlanjutan kepemimpinan serta pelaksanaan tugas bank sentral setelah Perry mengajukan pengunduran diri.

Sebagai pemimpin sementara, Destry akan menjalankan seluruh tugas Gubernur BI hingga presiden dan DPR menyelesaikan proses penetapan gubernur definitif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari Kursi Gubernur BI, Destry Damayanti Jadi Pengganti Sementara

Destry memastikan pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan mandat Bank Indonesia. Bank sentral akan tetap menjalankan kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai rupiah, kelancaran sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ekonom Berpengalaman di Pasar Keuangan

Destry bukanlah sosok baru dalam lingkaran kebijakan ekonomi nasional. Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 tersebut telah lebih dari dua dekade berkecimpung di bidang makroekonomi, pasar keuangan, perbankan, serta pengawasan sistem keuangan.

Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Destry kemudian melanjutkan pendidikan di Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science dalam bidang Regional Science.

Perjalanan profesionalnya dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000–2003. Ia kemudian menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005–2006.

Karier Destry semakin menanjak ketika ia terjun ke industri pasar modal dan perbankan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005–2011, sebelum dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011–2015.

Pada periode 2014–2015, Destry juga memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Posisi tersebut menempatkannya dalam proses perumusan berbagai analisis dan kebijakan ekonomi yang berkaitan dengan perusahaan milik negara.

Pernah Jadi Komisioner LPS

Pengalaman Destry tidak hanya terbatas pada dunia perbankan dan pasar modal. Ia pernah menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan pada periode 2015–2019.

Di LPS, Destry terlibat dalam penguatan kebijakan penjaminan simpanan serta upaya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting ketika ia kemudian masuk ke jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Destry pertama kali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019 untuk masa jabatan 2019–2024.

Setelah periode pertamanya berakhir, Destry kembali dipercaya untuk menduduki posisi yang sama. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024 tertanggal 10 Juli 2024, ia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024–2029 dan mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.

Kini, setelah lebih dari tujuh tahun berada di jajaran tertinggi Bank Indonesia, Destry menghadapi tanggung jawab yang lebih besar. Ia harus memastikan transisi kepemimpinan berlangsung mulus sekaligus menjaga kepercayaan pasar di tengah dinamika ekonomi domestik dan ketidakpastian global.

Pengalaman panjang di bidang makroekonomi, perbankan, pasar keuangan, dan stabilitas sistem keuangan menjadi modal utama Destry saat memegang kendali sementara di Bank Indonesia.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan