Sumbar

Pertalite dan Beban Konsumen di Sumatera Barat

Ferdinan | 28 September 2026, 08:51 WIB
Pertalite dan Beban Konsumen di Sumatera Barat
Faisal Hidayat, M.E / Dosen Kebijakan Publik UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Sumbar.akurat.co Ada satu hal yang mengusik dari ramai-ramai soal Pertalite di Bukittinggi dan Agam beberapa hari terakhir. Bukan semata-mata soal dugaan adanya kotoran dalam bahan bakar, melainkan posisi konsumen ketika persoalan semacam ini muncul.

Sejumlah pemilik kendaraan mengeluhkan mobil kehilangan tenaga dan mengalami gangguan pada sistem bahan bakar. Di media sosial juga beredar gambar material asing yang ditemukan dalam BBM. Pertamina kemudian mengambil sampel di sejumlah SPBU. Enam SPBU di Padang dan Agam diperiksa bersama tim pengendali kualitas dan kuantitas BBM serta Lemigas. Hasil sementara menyatakan bahwa tidak ditemukan campuran air dan densitas Pertalite masih sesuai spesifikasi. Pemeriksaan lebih lanjut masih berjalan.

Keterangan itu harus dihormati. Kita juga tidak patut buru-buru mengatakan bahwa Pertalite di Sumatera Barat bermasalah sebelum hasil pemeriksaan lengkap keluar. SPBU tidak boleh dihukum hanya berdasarkan video yang beredar.

Namun, ada pertanyaan yang belum terjawab: bagaimana jika seorang konsumen yakin kerusakan kendaraannya terjadi setelah mengisi BBM, sementara pemeriksaan beberapa hari kemudian menyatakan BBM di SPBU tersebut baik?

Baca Juga: Ramai Kendaraan Bermasalah Usai Isi Pertalite di Sumbar, Apa yang terjadi?

Siapa yang harus membuktikan?

Selama ini, jawabannya hampir selalu konsumen.

Ia datang ke bengkel, membayar biaya pemeriksaan, membersihkan tangki, mengganti filter, atau bahkan mengisi bensin. Kalau ingin mengadu, ia harus menyimpan struk, mencari bukti, lalu meyakinkan pihak lain bahwa kerusakan tersebut terkait dengan BBM yang dibelinya.

Padahal konsumen tidak pernah tahu bensin yang masuk ke tangkinya berasal dari pengiriman yang mana. Ia tidak tahu kapan mobil tangki datang, ke tangki pendam mana BBM diturunkan, bagaimana hasil pemeriksaan saat BBM diterima, atau apakah dispenser yang digunakan terhubung ke tangki tertentu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan