Sumbar

Ratusan Mahasiswa se-Bukittinggi Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan BBM hingga Anjloknya Rupiah

Iqbal Rizkyka | 15 Juni 2026, 18:47 WIB
Ratusan Mahasiswa se-Bukittinggi Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan BBM hingga Anjloknya Rupiah
Aksi Mahasiswa se Bukittinggi/ Akurat.co

Sumbar.akurat.co - Gelombang protes terhadap kebijakan pemerintah pusat bergema di Kota Bukittinggi, Senin (15/6/2026).

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se-Bukittinggi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD setempat.

Aksi ini diawali dengan long march yang bergerak sejak pukul 13.00 WIB. Titik kumpul massa berada di Lapangan Kantin menuju gedung dewan.

Massa aksi tampak membawa berbagai poster berisi kritikan. Mereka secara bergantian berorasi menyuarakan isu-isu nasional yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat.

Ada tiga isu utama yang menjadi sorotan tajam para demonstran. Isu tersebut adalah kenaikan harga BBM, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan anjloknya nilai tukar rupiah.

Aksi solidaritas ini diikuti oleh mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Bukittinggi.

Kampus tersebut di antaranya UIN Bukittinggi, Universitas Fort de Cock, Universitas Mohammad Natsir, dan ITB HAS.

Barisan massa juga diperkuat oleh kehadiran perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) seperti GMNI, PMII, dan SEMMI.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Bukittinggi, Kenny Savina, tampil memimpin orasi. Ia menyoroti tajam dampak sistemik dari kebijakan naiknya harga BBM. Serta membacakan sebuah puisi karya Fadli Zon.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PMII Kota Bukittinggi, Aldo Matondang, turut melontarkan kritik kerasnya.

Ia mengkritisi bobroknya kinerja pemerintah dan menyebut kondisi negara saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Meski diwarnai orasi yang berapi-api, demonstrasi berlangsung sangat damai dan kondusif.

Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 18.00 WIB setelah tuntutan mereka dipastikan akan diproses oleh pihak legislatif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.