Sumbar

LBH Padang Gelar Diskusi Publik di Bukittinggi: Lemahnya Demokrasi Masyarakat

Iqbal Rizkyka | 20 Juli 2026, 10:43 WIB
  LBH Padang Gelar Diskusi Publik di Bukittinggi: Lemahnya Demokrasi Masyarakat
Diskusi Demokrasi di Cafe Adagio

sumbar.akurat.co - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang kembali menyelenggarakan ruang perbincangan publik melalui program Liga Demokrasi.

Acara diskusi yang mengusung tema "Demokrasi Semakin Mundur: Bagaimana Kita Bersikap?" ini digelar pada hari Sabtu (18/7/2025).

Kegiatan tersebut dilangsungkan pada malam hari mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Adagio Coffee, Kota Bukittinggi.

Diskusi publik ini menghadirkan tiga orang narasumber yang bertindak sebagai Teman Diskusi, yakni Habibur Rahman, Sony Abdillah, S.H., dan Mitra Oktavia, S.H.

Selama acara berlangsung, jalannya perbincangan dipandu langsung oleh Calvin Nanda Permana, S.H., yang bertugas sebagai moderator.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari puluhan peserta yang didominasi oleh kalangan aktivis dan mahasiswa Bukittinggi.

Dalam pemaparannya, Habibur Rahman menyoroti isu kebebasan berpendapat di bawah pemerintahan saat ini.

Ia menyoroti bahwa pasca-aksi massa pada Agustus 2025 lalu, masih terdapat sejumlah tahanan politik (tapol) yang hingga kini belum dibebaskan.

Sementara itu, Sony Abdillah, S.H. memberikan pandangan dari kacamata hukum terkait fenomena penegakan hukum yang terkesan tidak seimbang.

Menurut Sony, penegakan hukum di Indonesia saat ini dinilai kerap tumpul dan tebang pilih terhadap pihak-pihak tertentu.

Di sisi lain, Mitra Oktavia, S.H. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengambil sikap nyata dalam merespons kemunduran demokrasi.

Ia menegaskan pentingnya konsistensi masyarakat untuk tetap bersuara, baik melalui media tulisan maupun aksi demonstrasi.

Sesi diskusi berlangsung interaktif ketika para peserta melontarkan pertanyaan kritis terkait konsep dan praktik demokrasi yang dianut Indonesia saat ini.

Pertanyaan senada juga disampaikan oleh Ridwan, pemilik Adagio Coffee, yang turut mempertanyakan kondisi dan arah demokrasi nasional terkini.

Diskusi hangat tersebut ditutup dengan penegakan komitmen bersama bahwa pemahaman terkait demokrasi harus terus ditumbuhkan dan disebarkan hingga ke tingkat masyarakat akar rumput.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.