Sumbar

Tembus Medan Ekstrem dan Susuri Sungai Deras, Vasco Ruseimy Rayakan Idul Adha di Pelosok Pasaman

Iqbal Rizkyka | 27 Mei 2026, 06:00 WIB
Tembus Medan Ekstrem dan Susuri Sungai Deras, Vasco Ruseimy Rayakan Idul Adha di Pelosok Pasaman
Vasco wagub Sumbar dalam perjalanan / Ig : @vasco_ruseimy

akurat.sumbar.co - Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh Vasco Ruseimy.

Demi menyerap langsung aspirasi dan menjawab kebutuhan masyarakat, ia rela menembus jarak dan medan ekstrem menuju salah satu wilayah paling pelosok di Sumatera Barat.

Melalui unggahan di halaman Facebook resminya, Vasco membagikan momen perjuangannya menuju Jorong Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman.

Wilayah ini dikenal sangat terpencil dan masih terisolir. Perjuangan menuju lokasi tersebut bukanlah hal yang mudah.

Vasco dan rombongan harus menempuh perjalanan memakan waktu sekitar 10 jam dari Kota Padang.

Tantangan tak berhenti sampai di situ. Dari pusat Nagari Muaro Sungai Lolo, perjalanan harus dilanjutkan selama 3 jam menggunakan perahu, membelah hutan, dan melawan arus sungai yang deras.

Baca Juga: Breaking News: DPP IKM Resmi Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Ucapan “Sumbar Barbar”

"Memang selalu ada risiko dan bahaya dalam setiap perjalanan menuju pelosok negeri. Namun kami percaya, ketika langkah ini diniatkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah terpinggirkan, maka Allah SWT tidak akan meninggalkan kami," tulis Vasco dalam unggahannya.

Baginya, pengabdian sejati bukanlah tentang mencari kenyamanan dalam perjalanan, melainkan tentang keberanian dan tekad untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Rasa lelah menghadapi jalur ekstrem tersebut seketika terasa ringan karena di ujung perjalanan, terdapat masyarakat yang sangat merindukan kehadiran dan sentuhan langsung dari pemerintah.

Setibanya di lokasi, Vasco diagendakan untuk melaksanakan salat Idul Adha bersama warga setempat.

Momen tersebut sekaligus dirangkai dengan penyembelihan hewan kurban sebagai wujud nyata kebersamaan, kepedulian, dan ikhtiar menjaga amanah di ujung nagari.

Menutup pesannya, Vasco memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Barat.

"Mohon doa agar kami terus diberi kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan untuk terus bergerak, hadir, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat hingga ke pelosok negeri," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.