Sumbar

Temui Menteri Haji, John Kenedy Azis Serahkan Proposal Rp250 Miliar untuk Percepat Embarkasi Haji Sumbar di Batang Anai

Ferdinan | 29 Juni 2026, 16:41 WIB
Temui Menteri Haji, John Kenedy Azis Serahkan Proposal Rp250 Miliar untuk Percepat Embarkasi Haji Sumbar di Batang Anai
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) menyerahkan proposal pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat, Senin (29/6/2026).

Sumbar.akurat.co - Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) melakukan audiensi dengan Menteri Haji dan Umrah RI, K.H. Mochamad Irfan Yusuf, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan penyelesaian pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat yang berlokasi di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam pertemuan itu, JKA menyerahkan langsung Proposal Pengembangan Embarkasi Haji Sumatera Barat sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji bagi masyarakat Sumbar dan daerah sekitar.

Menurut JKA, keberadaan embarkasi di Batang Anai memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), dengan jarak sekitar 2,5 kilometer sehingga dinilai lebih efektif mendukung proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji.

"Pemkab Padang Pariaman berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan Asrama Haji ini dapat segera dituntaskan. Kehadiran embarkasi yang representatif akan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jamaah haji sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat," ujar JKA.

Ia menjelaskan, asrama embarkasi yang saat ini digunakan memiliki keterbatasan lahan sekitar tiga hektare dan berjarak sekitar 25 kilometer dari BIM.

Sementara kawasan Asrama Haji Batang Anai telah disiapkan di atas lahan seluas 10 hektare yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi embarkasi modern dan terpadu.

Baca Juga: Pilwana Padang Pariaman 2026: Dua Putra-Putri Terbaik Ukir Sejarah Kabupaten Padang Pariaman

JKA juga menegaskan bahwa pembangunan embarkasi merupakan hasil perjuangan panjang yang telah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

“Begitu besar perjuangan almarhum Ali Mukhni saat menjabat Bupati Padang Pariaman. Beliau berupaya keras memperjuangkan dukungan dana pusat agar Asrama Haji ini bisa terwujud,” ungkapnya.

Ia menyebut proyek tersebut sejak awal dirancang menggunakan skema tahun jamak atau multiyears.

“Embarkasi ini dirancang dengan sistem multiyears senilai Rp365 miliar. Alhamdulillah, hingga kini telah terealisasi dana sebesar Rp225 miliar. Masih tersisa sekitar Rp140 miliar lagi yang perlu diselesaikan,” kata JKA.

Dalam proposal yang diajukan kepada Menteri Haji dan Umrah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan dukungan anggaran pengembangan Embarkasi Haji Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 sebesar Rp250 miliar untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

Selain melayani jemaah asal Sumatera Barat, embarkasi tersebut juga diproyeksikan dapat mendukung pelayanan calon jemaah haji dari Provinsi Jambi dan Bengkulu.

Pemerintah daerah menilai kebutuhan pembangunan semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah calon jemaah dan panjangnya daftar tunggu keberangkatan.

Tidak hanya sebagai tempat transit, kawasan Embarkasi Haji Padang Pariaman juga dirancang menjadi pusat penyelenggaraan, pelayanan, pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kegiatan keislaman yang diharapkan memberi dampak sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan bagi masyarakat.

Audiensi tersebut menjadi langkah lanjutan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperjuangkan penyelesaian Embarkasi Haji Sumbar agar segera dapat dimanfaatkan secara optimal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan