Sumbar

Silokek Menuju UNESCO Global Geopark, Mahyeldi Tegaskan Komitmen Sumbar

Ferdinan | 17 Agustus 2026, 11:27 WIB
Silokek Menuju UNESCO Global Geopark, Mahyeldi Tegaskan Komitmen Sumbar
Gubernur Mahyeldi menerima tim evaluator UNESCO Global Geopark, Prof. Jeon Yang Mun dari Korea Selatan dan Nicolas Klee dari Prancis, di Istana Gubernuran

Sumbar.akurat.co  Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan komitmen pemerintah daerah membawa Geopark Ranah Minang Silokek masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

Komitmen itu disampaikan saat menerima tim evaluator UNESCO Global Geopark, Prof. Jeon Yang Mun dari Korea Selatan dan Nicolas Klee dari Prancis, di Istana Gubernuran, Minggu malam (16/8/2026).

Mahyeldi mengatakan, evaluasi UNESCO bukan sekadar penilaian teknis, tetapi juga momentum untuk menunjukkan keseriusan Sumbar dalam menjaga warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Evaluasi ini bukan hanya proses teknis untuk menilai sebuah kawasan, tetapi kesempatan menunjukkan kepada dunia komitmen kita,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, kekuatan Silokek bertumpu pada tiga unsur utama, yakni geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity. Kawasan tersebut memiliki bentang karst, Lembah Silokek, Sungai Batang Kuantan, kekayaan flora-fauna, serta adat dan budaya Minangkabau yang masih hidup di tengah masyarakat.

Mahyeldi menegaskan, pengembangan Silokek diarahkan pada lima aspek utama, yaitu konservasi, pendidikan, pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi masyarakat, dan ketangguhan bencana. Program tersebut juga menjadi bagian dari arah pembangunan Sumatera Barat menuju 2045.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,677 Juta per Gram, Buyback Tembus Rp2,53 Juta

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir mengatakan bahwa pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek telah dirintis sejak 2018. Ia berharap proses evaluasi berjalan secara objektif dan membuka jalan bagi Silokek menjadi bagian dari jaringan geopark dunia.

Sementara itu, Prof. Jeon Yang Mun mengatakan tim evaluator hadir tidak semata untuk memberikan penilaian, tetapi juga untuk berdiskusi dan melihat langsung pengelolaan kawasan.

“Kami di sini bukan untuk menghakimi Anda, melainkan untuk berdiskusi mengenai proyek, wilayah, lanskap, serta cara Anda mengelolanya,” ujarnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan