Dari Tradisional Jadi Kekinian, Lamang Vla Durian Viral dan jadi alternatif Usaha

AKURAT SUMBAR - Lamang merupakan penganan tradisional khas Sumatera Barat. Berbahan khas beras ketan dicampur santan yang dibakar ke dalam bambu dilapisi daun pisang, menjadikan lamang wajib hadir di berbagai acara adat, perayaan keagamaan, hingga tradisi masyarakat.
Siapa sangka, makanan tradisonal ini sekarang bertransformasi menjadi jajajan kesukaan para anak muda yang dikenal dengan istilah Gen Z.
Lamang yang biasanya tampil secara sederhana dengan sedikit kuah tape, kini tampil lebih modern dengan tambahan fla durian premium di bagian atasnya. Aroma durian yang khas berpadu dengan tekstur lamang yang lembut membuat kuliner ini cepat populer di media sosial.
Banyak pengunjung rela antri demi mencicipi sensasi rasa yang berbeda dari olahan lamang pada umumnya. Tidak hanya warga lokal, wisatawan yang datang berkunjung dari luar Sumatera Barat juga mulai penasaran dengan kuliner viral tersebut. Beberapa konten kreator bahkan turut mengunggah pengalaman mereka menikmati lamang Vla durian, sehingga popularitasnya semakin meningkat di berbagai platform digital.
Sontak saja, keviralan lamang ini dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi alternatif dalam mencari rezeki. Berbagai usaha kaki lima Lamang vla durian mulai tumbuh menjamur menghiasi jalanan Di berbagai kota Sumatera Barat, Mulai dari Kota Bukittinggi, Padang Panjang hingga kota Padang.
Salah satu Pedagang Lamang vla durian mengaku berhasil menjual habis seluruh dagangannya sebelum sore hari tiba. Harga satu porsi Lamang Vla Durian berkisar seharga 15 ribu rupiah. Untuk omset rata rata pedagang per hari, berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional Minangkabau masih memiliki daya tarik besar ketika dikemas secara kreatif dan mengikuti perkembangan tren. Lamang vla durian pun kini menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Sumatera Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







