Disentil Vasko karena Komentar Logo HUT RI ke-81, Roy Shakti Balik Buka Suara: Saya Tidak Bermasalah dengan Pemenangnya

Sumbar.akurat.co – Selebgram sekaligus pengamat keuangan, Roy Shakti kembali angkat bicara terkait unggahannya mengenai logo Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang sebelumnya mendapat tanggapan langsung dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy.
Setelah videonya yang menyoroti bentuk angka 81 pada logo HUT RI menjadi viral dan direspons oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Roy mengaku menerima banyak kritik dan serangan dari publik.
Hal ini kembali ia tanggapi dalam video unggahan terbarunya, Roy menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan dengan desainer grafis yang menjadi pemenang sayembara.
“Gua tidak ada permasalahan dengan Fajar Romario sang pemenang dan dia menang lewat sayembara, it’s okay, fine. Cuma ketika gua lihat, ada yang janggal dari prosesnya,” kata Roy.
Roy menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia pelajari, sayembara logo HUT RI ke-81 diselenggarakan pemerintah bersama asosiasi desain grafis dan diikuti total 124 karya desain.
Dari seluruh karya yang masuk, kemudian dipilih lima desain terbaik sebelum masuk tahap penilaian akhir.
Menurut Roy, masyarakat tidak dapat disalahkan atas hasil pemilihan karena publik hanya memberikan suara dari opsi final yang tersedia.
“Kita enggak bisa nyalahin masyarakat memilih di antara yang lima terbaik, siapa akhirnya masyarakat memilih Fajar, enggak ada masalah. Cuma yang jadi pertanyaan tuh dari 124 ke lima ini loh, ada yang janggal,” ujarnya.
Roy mengaku mulai memperhatikan sejumlah detail visual dari desain-desain finalis. Ia mempertanyakan bagaimana proses kurasi dilakukan hingga menghasilkan lima desain terakhir yang masuk tahap voting.
Dalam video awal yang sempat viral, Roy sebelumnya memang menyinggung kemungkinan pembacaan visual lain terhadap angka 81 pada logo tersebut.
Saat itu, ia secara jenaka menyebut bentuk logo dapat terbaca sebagai huruf BT dan sempat melontarkan beberapa kemungkinan singkatan seperti Bowo-Tedi hingga istilah boti.
Pada video tanggapan terbarunya, Roy terlihat menggeser fokus pembahasannya.
Jika sebelumnya lebih menyoroti bentuk visual logo, kali ini ia menekankan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan ditujukan kepada pemenang desain, melainkan mempertanyakan proses kurasi dan seleksi sebelum lima finalis ditetapkan.
Roy juga menegaskan bahwa ia tidak sedang menuduh pihak tertentu dan menilai munculnya berbagai interpretasi publik merupakan konsekuensi yang menurutnya wajar dari sebuah karya visual yang tampil di ruang publik.
“Gue enggak menuduh siapa pun, gue hanya mempertanyakan kok bisa seleksinya seperti itu. Lalu bagaimana ini angka 81 jadi BT atau 8T?,” tutup Roy.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy telah merespons komentar Roy dan meminta publik agar tidak terlalu cepat mengaitkan desain logo dengan teori konspirasi.
Vasko menjelaskan bahwa logo HUT RI ke-81 dipilih melalui mekanisme sayembara terbuka dan polling masyarakat yang melibatkan puluhan ribu suara.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena karya yang terpilih merupakan hasil karya putra asal Sumatera Barat.
Polemik mengenai logo HUT RI ke-81 pun masih menjadi perbincangan di media sosial.
Di satu sisi terdapat apresiasi terhadap proses sayembara dan hasil karya pemenang, sementara di sisi lain muncul pertanyaan dari sebagian publik terkait tahapan kurasi dan interpretasi visual terhadap desain yang dipilih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1OPPO A7 Pro 5G Siap Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Beli
- 27 Film yang Dinantikan Siap Tayang di Bioskop November 2026, Ada The Hunger Games hingga Agak Laen
- 3Bukittinggi Gratiskan Angkot untuk Pelajar
- 4OPPO A7 Pro 5G Siap Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Beli
- 5Bukittinggi Gratiskan Angkot untuk Pelajar



