BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat 8-11 Juni 2026

Sumbar.akurat.co – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 8 hingga 11 Juni 2026.
Dalam perkiraan cuaca sepekan ke depan, Sumatera Barat masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Informasi potensi hujan Sumatera Barat dikeluarkan di akun Instagram resmi infobmkg pada hari Kamis (04/06/2026).
Dalam peta peringatan dini tersebut, Sumbar masuk kategori waspada bersama sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca di Indonesia pada periode 8-11 Juni 2026 secara umum masih didominasi hujan ringan hingga hujan lebat.
Meski sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, potensi hujan masih dapat terjadi akibat dinamika atmosfer yang berkembang.
Selain Sumatera Barat, wilayah yang berstatus waspada hujan sedang hingga lebat meliputi Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Baca Juga: BMKG: Sumbar Berpotensi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat pada 5–7 Juni 2026
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca signifikan dalam beberapa hari ke depan, terutama hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
"Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan, pohon tumbang, baliho roboh, serta gangguan terhadap aktivitas dan perjalanan masyarakat," tulis BMKG dalam imbauannya.
Tidak hanya hujan lebat, BMKG juga mencatat potensi angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Meskipun Sumatera Barat tidak masuk dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami angin kencang, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang kurang kokoh saat hujan deras dan angin kencang terjadi. Aktivitas di ruang terbuka juga sebaiknya dibatasi ketika terdapat potensi petir.
Bagi daerah yang mulai memasuki musim kemarau, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan dan menghindari paparan sinar matahari berlebihan saat beraktivitas di luar ruangan. Namun demikian, hujan lokal masih berpotensi terjadi dan dapat disertai cuaca ekstrem.
BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






