Sumbar

Harga Emas Ambruk, Antam Turun Rp 50.000 per Gram

Ferdinan | 16 Mei 2026, 10:31 WIB
Harga Emas Ambruk, Antam Turun Rp 50.000 per Gram
Ilustrasi gambar/Akurat

AKURAT.CO Harga emas batangan bergerak melemah pada perdagangan Sabtu, 16 Mei 2026. Emas Antam di laman resmi Logam Mulia tercatat berada di level Rp 2.769.000 per gram untuk harga dasar, atau Rp 2.775.923 per gram setelah pajak PPh 0,25 persen. Data harga tersebut diperbarui setiap hari pukul 08.30 WIB.

Penurunan ini menjadi sinyal bahwa reli emas mulai tertahan setelah beberapa waktu sebelumnya berada di level tinggi. Mengutip data Logam Mulia yang dilaporkan Liputan6, harga emas Antam turun Rp 50.000 dari posisi sehari sebelumnya, yakni Rp 2.819.000 per gram. Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam tercatat sudah melemah Rp70.000. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga turun Rp 60.000 menjadi Rp 2.576.000 per gram.

Pelemahan tidak hanya terjadi di Antam. Di Pegadaian, harga produk logam mulia juga kompak bergerak turun. Emas Antam di Pegadaian tercatat Rp 2.918.000 per gram, UBS Rp 2.807.000 per gram, dan Galeri24 Rp 2.794.000 per gram pada Sabtu pagi. Sehari sebelumnya, harga Antam di Pegadaian masih Rp 2.939.000 per gram, UBS Rp 2.885.000, dan Galeri24 Rp 2.828.000.

Tekanan harga emas domestik sejalan dengan koreksi harga emas global. Harga spot emas tercatat sekitar 4.539,20 dolar AS per ounce, setara sekitar Rp 2,54 juta per gram berdasarkan kurs Rp 17.426 per dolar AS. Data tersebut diperbarui pukul 10.01 WIB.

Meski melemah, emas masih menjadi instrumen yang menarik bagi investor konservatif. Koreksi harga justru dapat menjadi ruang akumulasi, terutama bagi pembeli jangka panjang. Namun, masyarakat tetap perlu mencermati selisih harga jual dan buyback agar keputusan membeli emas tidak hanya ikut tren, tetapi juga berbasis perhitungan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan