Sumbar

Gubernur Sumbar Temui Kemenko Bidang Perekonomian RI, Usulkan 3 Program Strategis

Ferdinan | 24 Juli 2026, 09:02 WIB
Gubernur Sumbar Temui Kemenko Bidang Perekonomian RI, Usulkan 3 Program Strategis
Gubernur Sumbar sambangi Kemenko Perekonomian, sampaikan 3 program strategis pada Rabu, (22/7/2026). Foto: Portal resmi provinsi Sumatera Barat

Sumbar.akurat.co – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengusulkan tiga program strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Tiga usulan tersebut meliputi pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), reaktivasi jaringan kereta api di Sumbar, serta percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Dalam pertemuan itu, Mahyeldi menempatkan pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat sebagai usulan utama.

Kawasan tersebut diusulkan menjadi Smart Green Industrial Port City sekaligus masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional.

"Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah," kata Mahyeldi dikutip dari portal resmi Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga: Sengketa tanah Fort De Kock Memanas, aparat keamanan atau premanisme berseragam?

Menurut Mahyeldi, kawasan itu diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri hilirisasi yang terintegrasi dengan pelabuhan modern.

Sejumlah industri strategis, seperti kilang minyak dan industri biodiesel berbasis minyak sawit mentah (CPO), direncanakan dikembangkan di kawasan tersebut.

Selain itu, Mahyeldi juga mengusulkan percepatan reaktivasi jalur kereta api di Sumbar. Ia menilai penguatan konektivitas melalui transportasi kereta api akan meningkatkan efisiensi logistik, memperlancar distribusi barang dan komoditas, serta mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata.

Usulan lainnya ialah percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan. Pemprov Sumbar menilai potensi tenaga air, panas bumi, hingga energi surya dapat menjadi fondasi pengembangan kawasan industri hijau sekaligus mendukung target transisi energi nasional.

Menanggapi usulan tersebut, Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumbar yang menyiapkan program pembangunan berorientasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing daerah.

Airlangga juga menyatakan pemerintah akan mengkaji seluruh usulan tersebut dan menindaklanjutinya sesuai mekanisme, tahapan perencanaan, serta kewenangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumbar memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan industri, penguatan konektivitas, dan pemanfaatan energi bersih untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
F
Editor
Ferdinan