Sumbar

Kupas Peran Public Speaking dalam Karier, Ruang Diri Gelar 'Coffee Session' Bersama Sespri Sekjen LPSK RI di Bukittinggi

Iqbal Rizkyka | 1 Juni 2026, 20:33 WIB
Kupas Peran Public Speaking dalam Karier, Ruang Diri Gelar 'Coffee Session' Bersama Sespri Sekjen LPSK RI di Bukittinggi
Peserta Public Speaking / Ruang diri

akurat.sumbar.co — Bukittinggi - Menguasai public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum dinilai sebagai salah satu kunci penting dalam membuka peluang karier dan kehidupan profesional. Menyadari hal tersebut, komunitas Ruang Diri sukses menggelar acara diskusi bertajuk "Coffee Session: Peran Public Speaking dalam Karir" di Jees Cafe, kawasan Benteng Pasar Atas, Bukittinggi, Sabtu (30/5/2026).

Acara yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan Arif Hadi atau yang akrab disapa Uda Arif, yang merupakan Sespri Sekjen LPSK RI sekaligus Spesialis Learning & Development (L&D), sebagai pemateri utama. Kegiatan inspiratif ini diikuti oleh lebih dari 20 peserta yang membaur dengan antusiasme tinggi.

Dipandu oleh Iqbal Rizkyka selaku Master of Ceremony (MC), kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ragam permainan *ice breaking* guna mencairkan suasana agar puluhan peserta tersebut bisa membangun keakraban atau bonding. Setelah itu, sesi materi inti dipandu langsung oleh Uni Alfi Syukrina yang bertindak sebagai moderator.

Salah satu sesi yang cukup unik dan menarik perhatian peserta adalah keberadaan "Misteri Box". Melalui sesi ini, para peserta diberikan wadah untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar permasalahan Public Speaking kepada pemateri secara anonim atau tanpa harus menuliskan nama mereka.

Dalam penyampaian materinya, Uda Arif menyoroti masalah mental block atau kecemasan yang sering dialami banyak orang sebelum tampil.

"Kita sering kali terlalu banyak pikiran dulu sebelum memulai untuk tampil berbicara di depan umum. Padahal kuncinya sederhana, kita hanya perlu memulai," pesannya kepada para peserta.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menanamkan sikap berani mencoba. Menurutnya, "jikalau diberi kesempatan untuk tampil seperti presentasi di kelas atau tawaran sekecil apa pun untuk berbicara jangan merasa takut terlebih dahulu. Modalnya adalah berani dan percaya diri."

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi uji kemampuan melalui sistem game interaktif. Para peserta ditantang untuk langsung mempraktikkan ilmu mereka dengan merangkai sebuah kalimat utuh dari kartu yang telah diberi tiga kata kunci secara acak. Kegiatan yang penuh gelak tawa ini kemudian ditutup dengan sesi evaluasi.

Sebelum mengakhiri acara dan berfoto bersama, Uda Arif menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pihak penyelenggara, yakni Ruang Diri, serta Jees Cafe yang telah memfasilitasi ruang diskusi yang representatif bagi anak muda.

Senada dengan hal tersebut, Founder Ruang Diri sekaligus konselor, Alfi Syukrina, turut menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia sangat mengapresiasi semangat para peserta, di mana antusiasme tidak hanya datang dari pemuda Bukittinggi, tetapi juga dari peserta yang rela datang jauh-jauh dari Padang Panjang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.