Sumbar

Tindak Lanjut P2P Bawaslu, Peserta Bentuk Komunitas Rangkiang Demokrasi

Iqbal Rizkyka | 9 Juli 2026, 20:58 WIB
Tindak Lanjut P2P Bawaslu, Peserta Bentuk Komunitas Rangkiang Demokrasi
Pengawas Partisipatif Bawaslu Kota Bukittinggi/ Akurat.co

sumbar.akurat.co Rangkaian kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diadakan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat di Bukittinggi telah resmi ditutup.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Bukittinggi pada Kamis (9/7/2026) ini menghasilkan sebuah capaian konkret di penghujung acara.

Sebagai bentuk perwujudan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pasca-pelatihan, seluruh peserta bersepakat untuk membentuk sebuah wadah pergerakan.

Wadah tersebut adalah sebuah komunitas pengawasan pemilu yang secara resmi diberi nama "Rangkiang Demokrasi".

Nama Rangkiang Demokrasi ini secara khusus diusulkan oleh Hagi Noviandri, perwakilan dari Bawaslu Kota Bukittinggi.

Menurut Hagi, penamaan ini memiliki nilai filosofi yang mendalam dan sangat lekat dengan kearifan lokal budaya Minangkabau.

Filosofi tersebut mengibaratkan "Rangkiang" layaknya sebuah lumbung, sedangkan "Rumah Gadang" merepresentasikan Kantor Bawaslu itu sendiri.

Dengan filosofi tersebut, komunitas ini diharapkan dapat menjadi lumbung penyokong gagasan dan tenaga pengawasan yang mendampingi Bawaslu.

Berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama, Iqbal Rizkyka ditunjuk untuk memimpin komunitas ini sebagai Ketua.

Sementara itu, posisi Sekretaris Rangkiang Demokrasi diamanahkan kepada Lissa Afrisandi.

Melalui wadah lumbung pengawasan ini, kedua puluh empat kader dari berbagai latar belakang siap bergerak secara independen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.